MENENTUKAN USIA SEBENARNYA: Metode & Algoritma untuk Mengukur Usia Biologis
Penuaan: ini adalah proses yang kita semua lalui, namun memengaruhi setiap orang secara berbeda. Jadi, berapa usia Anda sebenarnya? Pertanyaan ini mungkin tampak sederhana, tetapi ketika kita mempelajari ilmu penuaan, jawabannya menjadi sangat kompleks.
Dengan pengukuran usia biologis, hal ini memberikan ukuran yang lebih tepat tentang kesehatan dan status penuaan seseorang secara keseluruhan dibandingkan dengan usia kronologis. Jadi, bagaimana para ilmuwan menentukan usia biologis Anda? Mari kita jelajahi beberapa metode dan algoritma utama yang dapat membantu mengungkap usia sebenarnya dari tubuh dan pikiran Anda.
Panjang Telomer
Di kota yang ramai di dalam tubuh kita, setiap sel mewakili sebuah bangunan, dan DNA kita adalah buku cetak biru utamanya. Kita perlu membaca dan menerjemahkan cetak biru (DNA kita) untuk membangun atau memperbaiki bangunan (sel tubuh kita).
Namun, bagaimana hal ini berkaitan dengan penuaan? Di ujung untai DNA kita, terdapat penutup pelindung kecil yang disebut telomer, yang melindungi DNA kita, memastikan informasi genetik vital tetap terjaga selama pembelahan sel.
Setiap kali sel kita membelah, telomer ini sedikit memendek. Telomer bertindak sebagai zona penyangga, menerima benturan sehingga urutan DNA yang penting tidak terpengaruh.
Namun, karena telomer terus memendek seiring waktu akibat perbaikan dan regenerasi sel yang berulang selama penuaan atau cedera, akhirnya telomer menjadi sangat pendek sehingga tidak lagi dapat melindungi DNA.
Ketika hal ini terjadi, sel tidak dapat lagi membelah dengan benar, yang menandakan proses penuaan sel, yang berfungsi sebagai indikator usia biologis. [1]
Panjang telomer dipengaruhi oleh kombinasi faktor termasuk usia donor, susunan genetik dan epigenetik serta lingkungan, status sosial dan ekonomi, olahraga, berat badan, dan merokok sedangkan jenis kelamin tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadapnya[2].
Metilasi DNA
Metode lain untuk memperkirakan usia biologis adalah melalui studi metilasi DNA, suatu proses biokimia yang mengubah aktivitas molekul DNA.
Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, DNA kita seperti buku cetak biru. Metilasi DNA seperti menempatkan pembatas buku pada halaman-halaman tertentu dalam buku cetak biru DNA Anda. Pembatas buku ini tidak mengubah kata-kata dalam buku, tetapi dapat mengubah cara buku tersebut dibaca.
Seiring bertambahnya usia, semakin banyak penanda (bookmark) yang ditempatkan di seluruh DNA kita. Para ilmuwan cerdas telah mengidentifikasi pola penanda ini yang berubah secara terprediksi seiring bertambahnya usia. Pola ini disebut sebagai usia metilasi DNA/usia DNAm, atau "jam epigenetik". Ini seperti penunjuk waktu yang tersembunyi di dalam DNA kita yang memberikan petunjuk tentang usia biologis kita, yaitu seberapa tua tubuh kita tampak dari dalam.
Pada tahun 2013, ilmuwan Steve Horvath mempelajari DNA dari banyak orang dengan usia berbeda dan menemukan 353 tempat dalam DNA kita di mana catatan tempel ini tampaknya berubah seiring bertambahnya usia. Dia membuat rumus, atau "jam," yang dapat memperkirakan usia Anda berdasarkan 353 tempat ini, yang dikenal sebagai 'jam Horvath' (generasi ke-1).
Hingga saat ini, generasi 'jam' biologis yang lebih baru telah diperkenalkan, termasuk: jam Hannum, GrimAge, DunedinPACE, DunnedinPoAm, dll. Generasi jam biologis yang baru ini memberikan prediksi yang lebih akurat, serta hubungan yang lebih kuat antara jam biologis dan kemunculan penyakit, dan variasi rentang usia yang lebih kecil.
Data Klinis & Biomarker
Ilmuwan juga membuat model yang menghitung usia fenotipik berdasarkan sembilan penanda klinis yang paling signifikan terkait dengan mortalitas (albumin, kreatinin, glukosa serum, protein C-reaktif, persentase limfosit, volume sel rata-rata, lebar distribusi sel darah merah, dan fosfatase alkali) dan usia kronologis. Kemudian, mereka memilih 513 situs CpG yang paling akurat dalam memprediksi usia fenotipik dan membentuk DNA-m PhenoAge.[3]
Memilih algoritma terbaik untuk memprediksi usia biologis Anda
Bayangkan jika ada cara untuk mengetahui seberapa baik proses penuaan Anda, seperti memeriksa apakah Anda berada di pihak yang menang melawan masalah kesehatan yang berkaitan dengan penuaan. Itulah yang ingin dicapai oleh pengujian usia biologis.
Namun sayangnya, karena permintaan komersial, beberapa produk yang dibuat telah menyimpang dari landasan ilmiah pengujian tersebut. Dan kita akhirnya memiliki banyak produk yang mungkin tidak benar-benar membantu atau bahkan memberikan jawaban yang salah.
Kita membutuhkan semacam "jam penuaan" yang benar-benar terkait dengan tanda-tanda penuaan dan penyakit agar tes-tes ini bermanfaat. Namun, saat ini banyak perusahaan yang menyediakan tes usia biologis tidak memiliki data yang dipublikasikan tentang algoritma mereka dan hubungannya dengan kesehatan dan penyakit. Berikut beberapa hal penting yang perlu diperhatikan saat memilih tes usia biologis terbaik untuk Anda:
- Tes ini memiliki cukup banyak data yang dipublikasikan dan dibagikan mengenai hubungannya dengan hasil penyakit.
- Gunakan tes yang telah dipublikasikan dan membagikan data tentang presisi, serta memiliki varians terkecil.
Sebagai contoh, bayangkan usia biologis Anda yang sebenarnya adalah 60 tahun. Tetapi varians pengujiannya adalah 30%, itu berarti sampel Anda dapat bervariasi hingga 18 tahun jika Anda menguji sampel yang sama persis dua kali.
Jadi, jika Anda melakukan pengujian dengan selang waktu 1 tahun, bagaimana Anda tahu apakah ini perubahan yang benar-benar terkait usia atau hanya kesalahan dalam pengukuran?
- Pahami bahwa perbedaan jenis sel dapat menyebabkan perbedaan dalam kinerja algoritma.
Sebagai contoh, jika seseorang menderita penyakit virus dan hal itu mengubah jumlah sel B dalam darah mereka, hal itu dapat mengubah skor penuaan mereka. Tentu saja Anda tidak ingin tes yang menyimpulkan bahwa seseorang lebih tua hanya karena mereka sakit sementara.
Oleh karena itu, pilihlah tes yang paling sedikit bergantung pada fluktuasi jenis sel.
- Selalu pertimbangkan generasi jam terbaru yang memiliki nilai prediksi tertinggi!
Meskipun demikian, jam-jam yang sudah tua ini terus disempurnakan dan diuji untuk meningkatkan akurasi dan kegunaannya. Penting untuk diingat bahwa metode dan algoritma ini, meskipun menjanjikan, merupakan alat yang sangat berguna dalam pemahaman kita tentang penuaan.
Kesimpulan
Tidak diragukan lagi, penelitian lebih lanjut akan terus menyempurnakan pemahaman dan pengukuran kita tentang usia biologis, dengan harapan dapat menciptakan kehidupan yang lebih sehat dan lebih panjang bagi semua orang.
Ilmu tentang usia biologis memberi kita kemampuan untuk melihat melampaui usia kronologis kita dan memeriksa kondisi tubuh dan pikiran kita. Hanya dengan mengetahui usia biologis kita, kita dapat memperbaikinya melalui gaya hidup, nutrisi tambahan, atau bahkan terapi anti-penuaan terbaru. Jangan pernah lupa: usia biologis bukan hanya angka, tetapi jendela untuk benar-benar memahami rentang kesehatan kita dan bagaimana memperbaikinya sehingga kita dapat mencegah kelemahan seiring bertambahnya usia. Tidak seorang pun ingin menghabiskan sisa hidupnya terbaring di tempat tidur dengan kunjungan rumah sakit yang tak terhitung jumlahnya!


